Al Quran Selayang Pandang

“Tolong jelaskan kepada saya tentang Al Quran?” Jika seorang rekan Anda bertanya demikian, kira-kira apa yang akan menjadi jawaban Anda? Mungkin Anda akan menjawab dengan sempurna bahwasanya Al Quran adalah kitab sucinya umat Islam yang merupakan kalamullah dan diturunkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui perantara Malaikat Jibril yang berisikan tentang ajaran dan petunjuk bagi umat ini…dst…dst…hingga orang yang bertanya tadi mengangguk-anggukan kepalanya dengan puas (atau mungkin malah tambah bingung?). Tapi bisakah setiap orang menjawab sesempurna itu? Yang jelas, setiap orang mempunyai tingkat keilmuan yang tidak sama. Ada yang bisa menjawab dengan hampir sempurna, dan ada yang hanya bisa menjawab dengan seadanya sesuai dengan tingkat keilmuannya. Sampai di sini tidak ada masalah. Yang masalahnya adalah kalau ada yang menjawab tanpa ilmu yang mendasarinya.

Untuk itu saya mencoba menuangkan selayang tentang Al Quran yang mungkin bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi kita tentang kitab suci kita ini. Tentu saja saya berharap sekali adanya masukan-masukan dari para pembaca untuk menyempurnakan pengetahuan kita tentang Al Quran. Agar tidak membosankan, ada baiknya dalam bentuk tanya jawab.

Tanya (T): Apa makna Al Quran secara bahasa?

Jawab (J): Al Quran secara bahasa merupakan akar kata dari qoro’a yaqro’u yang artinya bisa membaca dan bisa bermakna menghimpun. Untuk yang pertama, berarti Al Quran bermakna bacaan. Untuk yang kedua Al Quran bermakna penghimpun. Yaitu yang menghimpun berita-berita dan hukum-hukum.

T: Kalau secara istilah?

J: Secara istilah maka Al Quran adalah kalamnya Allah yang diturunkan kepada rasulNya yang terakhir yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dimulai dengan surat Al Fatihah dan diakhiri dengan surat An Nas. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآَنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab agar Kalian memahaminya” (Yusuf 2)

T: Apakah Al Quran mengalami perubahan-perubahan sebagaimana kitab-kitab sebelumnya?

J: Allah melindungi Al Quran dari perubahan, penambahan, pengurangan dan penggantian. Allah telah menjamin untuk itu. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Adz Dzikr (Al Quran) dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjaganya”(Al Hajar 9 )

T: Apa arti pentingnya Al Quran ini bagi umat manusia?

J: Al Quran adalah sumber hukum syariat yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seluruh umat manusia. Allah Ta’ala berfirman:

تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَى عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا

“Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al Furqon (Al Quran) kepada hambanya agar menjadi peringatan bagi alam” (Al Furqon 1)

Dan sumber hukum syariat Islam yang lain adalah sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

T: Kapan pertama kali Al Quran turun?

J: Al Quran pertama kali turun pada bulan ramadhan malam lailatul qodr. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam lailatul qodr” (Al Qodr 1)

Allah Ta’ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ

“Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya Al Quran” (Al Baqoroh 185)

T: Berapa umur Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat itu?

J: Yang masyhur adalah beliau pada saat itu berumur 40 tahun.

T: Ayat apa yang pertama kali turun?

J: Secara mutlak, ayat pertama kali turun adalah 5 ayat pada surat Al Alaq

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَق خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَم

“Bacalah dengan menyebut nama Rabbmu yang menciptakan! Yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Dan Rabbmu yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan dengan perantaraan pena. Mengajarkan manusia apa yang mereka tidak ketahui!” (Al Alaq 1-5)

T: Berapa jumlah surat di dalam Al Quran?

S: Semuanya ada 114 surat. Dimulai dari Al Fatihah dan diakhiri dengan An Nas.

T: Surat apa yang terpanjang?

S: Surat Al Baqoroh yang terdiri dari 286 ayat.

T: Ayat apa yang paling panjang?

J: Ayat Al Baqoroh ayat 282 yang dikenal dengan Ayatul Dain (Ayat yang menjelaskan tata cara berhutang). Ayat ini tampil 1 halaman penuh pada mushaf.

T: Ayat apa yang paling agung?

J: Ayat ke-255 dari surat Al Baqoroh yang lebih dikenal dengan Ayat Al Kursy.

T: Berapa jumlah ayat di dalam Al Quran?

J: Ulama berbeda pendapat pada hal ini dikarenakan mereka berbeda pendapat apakah Al Basmalah (بسم الله الرحمن الرحيم) terhitung sebagai ayat pertama pada setiap surat ataukah ayat khusus yang memisahkan antara surat satu dengan yang lain? Ada yang mengatakan bahwa jumlah ayat Al Quran 6666 ayat. Wallahu a’lam.

T: Apa lagi ya?

J: Banyak sekali pengetahuan tentang Al Quran yang belum tertuang di sini tapi sementara cukup aja dulu… Silakan kalo mau ditambahkan!

alquran

4 Responses

  1. Al-qur’an sesuatu yang sanagt dekat dengan muslim tapi, kenyataanya sangat begitu jauh. sejarah alqur’an dalam tulianmu mengingatkan kalo saya begitu tak peduli dengan Alqur’an. kalo tak ada tulisan ini nampaknya dalam benak saya tak ada pertanyaan, “bagaimana history al’quran itu”
    sungguh setelah membaca artikel ini, membuka mata hati dan menyemangai saya untuk medekatkan al-quran dalam kehidupan. saat ini al-quran hanya sebatas saya baca saja:(((, doakan…doakan…

    jazakallohu khoiroo artikelnya yah

  2. Bos, oot nih…

    Adakah shalat taubat ?

    sorry bos, aku udah coba cari pembahasan tentang sholat taubat. Haditsnya masih diperselisihkan keshohihan dan kedho’ifannya. Aku sendiri masih ragu-ragu. Jadi gak bisa ngasih jawaban.

  3. kelupaan,

    apakah ada shalat tasbih ?

    yang saya yakini, hadits yang menyebutkan tentang sholat tasbih ini adalah hadits yang lemah yang tidak bisa dipakai untuk hujjah (landasan). Wallahu a’lam.

  4. Al Qur’an…. yah jelas beda dong dengan Qoran!” .
    “tetapi ” yang jelas ik inginmerubah ” tetapi ” ini menjadi sebuah “kebiasaan” dalam masayarakat.
    Entah mengapa Qoran lebih menarik dibaca ketimbang Al Qur’an dan bagaimana bisa berita di Qor’an sangat dinanti masyarakat pada umumnya padahal kalo kita ketahui Qoran adalah bacaan yang sedikit demi sedikit menghilangkan sifat kebenarannya , justru lebih cenderung pada hal yang berbau mengahsut. yah tidak semuanya seh, tapi lebih bermakna jika setiap bacaan selalu diselipkan kalam2 Ilahi agar manusia ingat Alloh ketika selesai membacanya, btw ada g yah Qoran yang seperti itu, sepertinya itu hanya kita dapatkan pada majalh2 Islami. … maaf kalo salah

Leave a Reply